Sumpah Apoteker Universitas Brawijaya Angkatan ke-16

Sumpah Apoteker Universitas Brawijaya Angkatan ke-16: “Journey of Purpose: Honoring The Oath and The Bond We Share”

 

 

Malang, 8 Oktober 2025 – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya melalui Program Studi Profesi Apoteker (PSPPA) telah sukses menyelenggarakan Prosesi Sumpah Apoteker Angkatan ke-16 di Ballroom Graha Medika FK UB. Acara sakral ini diikuti oleh sebanyak 49 Apoteker baru yang secara resmi mengucapkan janji profesi, menandai tonggak penting dalam perjalanan mereka sebagai tenaga kesehatan yang siap mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan jajarannya, Ketua Departemen Farmasi, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, dosen PSPPA, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, perwakilan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), perwakilan Ikatan Alumni Farmasi FK UB, preseptor instansi farmasi, serta keluarga lulusan. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan sidang yang ditandai dengan ketukan palu sebanyak 3 kali dan dilanjutkan dengan pembacaan Laporan Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker oleh apt. Tamara Gusti Ebtavanny, S.Farm., M.Farm. Acara dilanjutkan dengan prosesi Pelafalan Sumpah Apoteker yang dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si., Med., Sp.A(K), serta disaksikan oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Evie Effendi Tri Cahyono, SKM, M.KES dan perwakilan Panitia Ujian Apoteker apt. Tamara Gusti Ebtavanny, S.Farm., M.Farm. Kemudian, dilakukan penandatanganan dan penyerahan Surat Sumpah Apoteker, Sertifikat Kompetensi Apoteker, dan Sertifikat Profesi kepada para lulusan disertai dengan pengalungan Gordon, yang sekaligus menjadi simbol peralihan mereka dari mahasiswa menjadi tenaga profesional. Sama halnya dengan pembukaan, sidang ditutup dengan ketukan palu sebanyak 3 kali.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik di beberapa kategori, mulai dari nilai OSCE terbaik yang diraih oleh apt. Salma Latifani, S.Farm. dengan nilai 85, CBT terbaik yang diraih oleh apt. Dini Siva Hailiyah, S.Farm. dengan nilai 91.5, dan peraih IPK tertinggi sebanyak 14 orang. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan ketekunan selama masa pendidikan akan selalu berbuah manis. Selain itu, penghargaan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh apoteker baru untuk senantiasa berkomitmen meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti ruang acara ketika perwakilan lulusan terbaik, apt. Muhammad Evan Fauzan, S.Farm., menyampaikan sambutannya. Dengan suara bergetar, ia mengucapkan terima kasih atas dukungan para dosen yang telah sabar membimbing, keluarga yang selalu memberi doa dan semangat, serta teman-teman seperjuangan yang telah bersama menempuh perjalanan panjang PKPA. Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin selama masa pendidikan tidak hanya meninggalkan kenangan indah, tetapi juga membentuk ikatan persaudaraan yang akan menjadi bekal berharga dalam mengawali langkah sebagai apoteker.

Setelah momen itu, acara berlanjut dengan sambutan dari perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Evie Effendi Tri Cahyono, SKM, M.KES. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya peran apoteker muda dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Ucapannya menjadi motivasi bagi para lulusan untuk terus menjaga profesionalisme dan berkontribusi aktif di dunia kesehatan.

Menutup rangkaian sambutan, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si., Med., Sp.A(K), turut memberikan wejangan. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian para lulusan, sekaligus mengingatkan bahwa perjalanan menjadi tenaga kesehatan adalah sebuah panggilan jiwa dengan dedikasi tanpa henti. Pesan tersebut memberikan semangat baru bagi para apoteker muda untuk melangkah mantap menatap masa depan.

Prosesi Sumpah Apoteker Angkatan ke-16 Universitas Brawijaya ditutup dengan penyematan pin alumni yang disertai dengan doa bersama dan ucapan selamat dari seluruh tamu undangan. Dengan resmi diikrarkannya sumpah profesi ini, para apoteker baru diharapkan mampu mengabdikan ilmu, keterampilan, dan integritas yang dimiliki demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih baik. Momen ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Brawijaya untuk terus mencetak tenaga farmasi yang unggul, beretika, dan berdaya saing global. Universitas Brawijaya percaya, Angkatan ke-16 akan menjadi generasi apoteker yang tangguh, profesional, dan berdedikasi, siap melangkah untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.