Farmasi

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Ditulis pada 23 Januari 2015 , oleh Hardini Driya

Kedudukan, Fungsi, dan Tugas Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (PSF FKUB)

  1. PSF FKUB adalah salah satu Program Studi yang berada di bawah Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ditetapkan berdasarkan Keputusan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya atas nama Rektor Universitas Brawijaya.
  2. Struktur dan Kedudukan PSF FKUB sesuai dengan struktur Program Studi menurut Struktur dan Kedudukan Organisasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.
  3. Merupakan Unit Kerja Pelaksana Akademik di Fakultas Kedokteran yang melaksanakan pendidikan akademik Program Sarjana Farmasi dalam sebagian atau satu cabang ilmu pengetahuan dan teknologi Farmasi.
  4. Program Studi Farmasi memiliki sebuah sekretariat dipimpin sekretaris Program Studi dan mempunyai sekurang-kurangnya seorang staf sekretariat à belum ada sekretariat.
  5. Sekretariat Program Studi mengadministrasikan database Program Studi, pengarsipan surat keluar masuk Program Studi, dan berkoordinasi dengan Bagian Tata Usaha Fakultas terkait dengan tugas Program Studi.
  6. PSF FKUB dalam menjalankan fungsinya sebagai penyelenggara pendidikan akademik atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar mahasiswa dapat menguasai ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan sasaran kurikulum, berpedoman kepada kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan akademik yang diselenggarakan.
  7. PSF FKUB bertugas:
    1. Mengembangkan ilmu Farmasi dengan kekhususan Farmasi Klinik dan Farmasi Komunitas sesuai dengan visi, misi, dan grand strategy Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dalam penyelenggaraan Kurikulum Berbasis Kompetensi di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.
    2. Menetapkan Silabus dan Isi Pengajaran.
    3. Menetapkan area, komponen, dan kompetensi bahan ajar tiap Mata Kuliah Kurikulum Berbasis Kompetensi.
    4. Menjaga agar seluruh area kompetensi tersebar secara proporsional dalam seluruh mata kuliah dan keterampilan yang dibelajarkan.
    5. Menetapkan laboratorium yang akan menjadi tempat utama pembelajaran kompetensi terkait pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
    6. Mengoordinasi Penanggung Jawab Mata Kuliah kompetensi.
    7. Mengoordinasi pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi hasil belajar di Program Studi Farmasi.
  1. Dalam melaksanakan tugasnya, Program Studi dibantu oleh:

1)    Unsur Pemantauan dan Evaluasi

2)    Unsur Pelaksana Akademik

3)    Unsur Penunjang

4)    Unsur Pelaksana Administrasi

  1. Dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi, Program Studi Farmasi berkoordinasi dengan:

1)    Pimpinan fakultas, dalam hal implementasi kebijakan akademik fakultas dan penyelenggaraan ketetapan fakultas terkait dengan tugas dan fungsi program studi.

2)    Program Studi lain di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dalam hal penggunaan bersama sumber daya manusia, sarana, dan prasarana.

3)    Unit‐unit penyelenggara pendidikan serta administrasi akademik fakultas.

4)    Unit Jaminan Mutu dalam hal koordinasi pemantauan penjaminan mutu kurikulum, pelaksanaan proses belajar mengajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

5)    Tim Kurikulum antara lain dalam hal:

  • Perencanaan, pengkajian, pengembangan konsep kurikulum, dan evaluasi kurikulum.
  • Perencanaan, pengkajian, pengembangan konsep proses belajar mengajar, dan evaluasi hasil belajar.
  • Perencanaan, pengkajian, pengembangan konsep keterampilan instruksional dosen, dan konsep pengembangan infrastruktur.

1)    Bidang dalam hal:

  • Koordinasi mata kuliah yang ada di Program Studi Farmasi.
  • Koordinasi penyusunan bahan ajar mata kuliah dan praktikum.
  • Monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran dan praktikum Kurikulum Berbasis Kompetensi.
  • Perencanaan kebutuhan sarana prasarana untuk pelaksanaan pembelajaran dan praktikum Kurikulum Berbasis Kompetensi.

2)     Penanggung Jawab Mata Kuliah Kompetensi (PJMK) dalam hal:

  • Kooordinasi penyusunan jadwal dan materi pembelajaran.
  • Pelaksanaan ujian dan penilaian Mata Kuliah Kompetensi.

Unsur Organisasi Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (PSF FKUB)

  1. 1.   Pimpinan Program Studi Farmasi
    1. Pimpinan Program Studi Farmasi adalah Ketua Program Studi (KPS) dan Sekretaris Program Studi (SPS) yang dipilih dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Rektor tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua/Sekretaris Program Studi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.
    2. Ketua Program Studi adalah pemimpin dan penanggung jawab utama Program Studi.
    3. Ketua Program Studi melaksanakan tugas dan bertanggung jawab kepada Dekan.
    4. Ketua Program Studi dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Sekretaris Program Studi.
    5. Ketua Program Studi berfungsi mengatur penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan melakukan pembinaan terhadap Dosen, Mahasiswa, Tenaga Kependidikan, serta kegiatan lain yang menunjang penyelenggaraan Program Studi.
    6. Ketua Program Studi mempunyai tugas sebagai berikut:

1)    Menyusun dan melaksanakan Rencana Strategis yang hendak dicapai dalam masa jabatannya.

2)    Menyusun dan melaksanakan Program Kerja dan Anggaran Tahunan Program Studi.

3)    Mengoordinasi penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

4)    Memanfaatkan seluruh sumber daya Universitas secara optimal untuk kepentingan Program Studi.

5)    Melakukan pembinaan terhadap Dosen, Mahasiswa, dan Tenaga Kependidikan.

6)    Atas persetujuan Dekan melakukan penjajakan perjanjian kerjasama bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan pihak lain di dalam dan luar negeri sesuai dengan peraturan yang berlaku.

7)    Mengoordinasi kegiatan lain sebagai penunjang kegiatan Fakultas.

8)    Menyusun dan menyampaikan Laporan Bulanan dan Tahunan kepada Dekan.

  1. Sekretaris Program Studi bertugas sebagai berikut:

1)    Mengadministrasikan database Program Studi, pengarsipan surat keluar masuk Program Studi, dan berkoordinasi dengan Bagian Tata Usaha Fakultas terkait dengan tugas Program Studi.

2)    Merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan evaluasi Proses Belajar Mengajar (PBM).

3)     Melakukan inventarisasi kegiatan dosen dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

4)     Melakukan pemantauan dan evaluasi proses pembelajaran setiap semester.

5)     Menyelenggarakan pengelolaan data bidang administrasi akademik.

6)     Melakukan koordinasi fungsional dengan Pembantu Dekan Bidang Akademik.

7)     Menyusun dan menyampaikan laporan bulanan atas nama Ketua Program Studi kepada Dekan.

8)     Merencanakan anggaran pendapatan dan belanja Program Studi.

9)     Mengurus ketatausahaan, kerumahtanggaan, ketertiban, dan keamanan Program Studi.

10)   Melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja Dosen dan Tenaga Kependidikan untuk dilaporkan ke Dekan.

  1. Ketua Laboratorium Farmasi bertugas sebagai berikut:

1)     Menyusun usulan Anggaran Tahunan Laboratorium Farmasi.

2)     Memantau pelayanan dalam praktikum dan penelitian yang dilakukan di Laboratorium Farmasi.

3)     Mengoordinasi dan memantau penelitian yang dilakukan di Laboratorium Farmasi untuk pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni.

4)     Menyusun dan menyampaikan laporan tahunan kepada Ketua Program Studi Farmasi.

5)     Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Laboratorium berkoordinasi dengan Ketua Bidang, Laboran, dan Staf Administrasi untuk mengkoordinasikan praktikum dan penelitian yang dilakukan di Laboratorium Farmasi.

  1. Sekretaris Laboratorium Farmasi bertugas sebagai berikut:

1)     Pengarsipan surat keluar masuk Laboratorium Farmasi.

2)     Pengarsipan surat keluar masuk Laboratorium Farmasi.

3)     Merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan evaluasi kegiatan praktikum dan penelitian yang dilakukan di Laboratorium Farmasi.

4)     Melakukan inventarisasi kegiatan mahasiswa dalam praktikum dan penelitian yang dilakukan di Laboratorium Farmasi.

5)     Melakukan pemantauan dan evaluasi praktikum dan penelitian yang dilakukan di Laboratorium Farmasi setiap semester.

6)     Menyusun dan menyampaikan laporan bulanan atas nama Ketua Laboratorium Farmasi kepada Ketua Program Studi.

7)     Merencanakan anggaran pendapatan dan belanja Laboratorium Farmasi.

8)     Mengurus ketata usahaan, kerumah tanggaan, ketertiban, dan keamanan Laboratorium Farmasi.

  1. Ketua Bidang bertugas sebagai berikut:

1)     Melakukan koordinasi dan memimpin aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan kelompok dosen di bidangnya masing-masing.

2)     Melakukan pengembangan laboratorium sesuai dengan bidang masing-masing.

3)     Melaksanakan pendidikan, praktikum, dan penelitian sesuai dengan bidang masing-masing.

4)     Menyusun dan menyampaikan laporan kegiatan di masing-masing bidang kepada Ketua Program Studi.

5)     Melakukan perencanaan kebutuhan laboratorium sesuai dengan bidang masing-masing.

6)     Berkoordinasi dengan Ketua Laboratorium Farmasi terkait kegiatan praktikum dan penelitian yang dilakukan di Laboratorium Farmasi.

7)     Menyusun dan menyampaikan laporan tahunan kepada Ketua Program Studi Farmasi.

Pharmaceutical Education Unit (PEU)/Tim Kurikulum

    1. Adalah unit pemantau dan evaluasi Program Studi yang membantu pimpinan dalam hal perencanaan, pengkajian, pengembangan, monitoring, dan evaluasi internal Program Studi Farmasi yang meliputi kurikulum, proses belajar mengajar, keterampilan instruksional dosen, dan infrastruktur akademik Program Studi Farmasi.
    2. Tim Kurikulum bertanggung jawab kepada Ketua Program Studi.
    3. Tim Kurikulum bertugas untuk:

1)    Menyusun dan mengembangkan struktur kurikulum akademik Program Studi Farmasi.

2)    Mengevaluasi kurikulum akademik yang telah diterapkan setiap lima tahun sekali.

3)    Menyusun tujuan pembelajaran masing‐masing mata kuliah.

4)    Menyusun deskripsi masing‐masing mata kuliah.

5)    Menyusun metode pembelajaran dan waktu yang dibutuhkan masing‐masing mata kuliah.

6)    Melakukan koordinasi dengan Penanggung Jawab Pendidikan tentang penerapan kurikulum dalam perkuliahan di tiap semester.

  1. Dalam menjalankan fungsi tersebut di atas PEU bertugas menyelenggarakan seminar/lokakarya, studi pengembangan, dan studi banding dalam rangka:

1)    Perencanaan, pengkajian, pengembangan konsep kurikulum, dan evaluasi kurikulum.

2)    Perencanaan, pengkajian, pengembangan konsep proses belajar mengajar, dan evaluasi hasil belajar.

3)    Perencanaan, pengkajian, pengembangan konsep keterampilan instruksional dosen, dan konsep pengembangan infrastruktur Program Studi.

4)    Menyampaikan hasil kegiatan kepada Ketua Program Studi.

Unit Jaminan Mutu (UJM) Program Studi

    1. Unit Jaminan Mutu Jurusan (UJM) adalah Unit pemantau dan evaluasi di Program Studi dalam hal pengendalian standar dan penjaminan mutu Program Studi dan bertanggungjawab kepada Ketua Program Studi.
    2. UJM bertugas:

1)    Mengoordinasi penyusunan standar mutu dan manual mutu yang dibuat oleh Program Studi Farmasi.

2)    Menyusun dan melaksanakan Manual Prosedur Monitoring dan Evaluasi terhadap Program Studi dalam penyelenggaraan Program Studi Farmasi.

3)    Bersama Tim Kurikulum melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan kurikulum dan proses belajar mengajar oleh program studi Farmasi.

Laboratorium

    1. Laboratorium merupakan Unit Kerja Pelaksana Akademik (UKPA) Program Studi yang berfungsi melaksanakan kegiatan praktikum dan penelitian yang dilakukan di laboratorium dan bertanggung jawab kepada Ketua Program Studi.
    2. Laboratorium dipimpin oleh Ketua Laboratorium dengan dibantu oleh Sekretaris Laboratorium.
    3. Laboratorium mempunyai tugas:

1)    Mengoordinasi kegiatan praktikum dan penelitian yang dilakukan di laboratorium.

2)    Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan praktikum dan penelitian yang dilakukan di laboratorium.

3)    Menyusun kegiatan pengembangan laboratorium melalui penelitian, pelatihan, dan pendidikan berkelanjutan.

4)    Dalam melaksanakan tugasnya Ketua Laboratorium berkoordinasi dengan Ketua Bidang untuk mempersiapkan praktikum dan penelitian yang dilakukan di laboratorium.

5)    Membuat perencanaan pengadaan sarana prasarana yang diperlukan oleh Laboratorium Farmasi.

6)    Berkoordinasi dengan Tim UJM untuk menyusun Manual Prosedur dan Instruksi Kerja Pemeliharaan Sarana Prasarana Laboratorium Farmasi.

7)    Melaporkan hasil kerjanya kepada Ketua Program Studi.

  1. 5.   Bidang/Kelompok Dosen
    1. Bidang merupakan Unit Kerja Pelaksana Akademik (UKPA) Program Studi yang berfungsi mengembangkan ilmu sesuai dengan kekhususan tertentu dan bertanggung jawab kepada Ketua Program Studi.
    2. Bidang/Kelompok Dosen adalah sekelompok Dosen yang mempunyai kompetensi pada bidang ilmu/kajian tertentu di dalam satu laboratorium.
    3. Bidang dipimpin oleh Ketua Bidang.
    4. Bidang Farmasi terdiri atas lima bidang keilmuan (Farmasi Klinik, Farmasi Komunitas, Farmasetika, Farmakognosi dan Fitoterapi, serta Kimia Farmasi) sebagai tempat bekerja untuk pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
    5. Tiap-tiap Bidang mempunyai tugas:

1)     Mengoordinasi pembelajaran serta penyusunan bahan ajar dan praktikum tiap-tiap mata kuliah yang ada di masing-masing Bidang Program Studi Farmasi.

2)     Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran Kurikulum Berbasis Kompetensi.

3)     Menyusun kegiatan pengembangan bidang melalui penelitian, pelatihan, dan pendidikan berkelanjutan.

4)     Melaporkan hasil kerjanya kepada Ketua Program Studi.

5)     Dalam melaksanakan tugasnya Ketua Bidang berkoordinasi dengan Tim Kurikulum untuk mempersiapkan perkuliahan.

  1. 6.   Unsur Pelaksana Administrasi
    1. Adalah unsur pelaksana yang memberikan dukungan penunjang pembelajaran Program Studi.
    2. Unsur Pelaksana Administrasi Program Studi Farmasi terdiri dari sekurang-kurangnya seorang staf masing-masing untuk:

1)    Urusan Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan

2)    Urusan Administrasi Kepegawaian dan Keuangan

3)    Urusan Administrasi Umum, Perlengkapan, dan Sarana Prasarana

  1. Staf Urusan Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan bertugas:

1)    Menggandakan modul, lembar-lembar observasi, dan perangkat lunak pembelajaran lainnya.

2)    Registrasi keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan akademik khusus seperti semester pendek dan lain-lain.

3)    Membantu penjadwalan kegiatan, tempat, dan waktu pembelajaran dengan berkoordinasi bersama Program Studi lain.

4)    Melaksanakan penyusunan, penyimpanan, dan pemanfaatan database akademik dalam Sistim Informasi Akademik (SIAKAD).

5)    Melaksanakan pengisian berkala dan berkesinambungan borang akreditasi akademik.

6)    Bersama Kasubag Akademik mengatur pelaksanaan administrasi tempat dan waktu ujian.

7)    Membuat form ujian MKK, keterampilan, dan perangkat lunak evaluasi lainnya.

8)    Memasukkan nilai ke SIAKAD Universitas.

9)    Administrasi Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS).

10) Menyimpan salinan Ijazah dan Transkrip Akademik.

11) Menghimpun dan menyimpan data alumni.

12) Menyebarluaskan informasi dan kesempatan kerja kepada alumni.

  1. Staf Urusan Administrasi Kepegawaian dan Keuangan bertugas:

1)    Membantu Pimpinan Program Studi dalam menyiapkan dokumen pelaksanaan Anggaran Program Studi.

2)    Membuat perencanaan anggaran berdasarkan kebutuhan dan alokasi yang ditetapkan.

3)    Mengurus pencairan anggaran.

4)    Melaksanakan administrasi keuangan.

5)    Melaksanakan pembayaran transaksi keuangan.

6)    Menjamin atas keamanan penyimpanan uang.

7)    Membuat daftar gaji, honorarium, insentif, uang lembur, dan perjalanan dinas.

8)    Menyimpan bukti pembayaran mahasiswa.

9)    Membuat laporan keuangan Program Studi.

10) Menyimpan dan memelihara arsip pegawai.

  1. Staf Urusan Administrasi Umum, Perlengkapan, dan Sarana Prasarana bertugas:

1)    Melaksanakan administrasi persuratan.

2)    Menyiapkan ruangan dan sarana pembelajaran yang diperlukan Program Studi.

3)    Merawat prasarana agar pembelajaran terlaksana tanpa gangguan.

4)    Menyiapkan sarana prasarana rapat Program Studi.

5)    Mengurus, menyimpan, dan mempertanggungjawabkan peralatan kantor dan inventaris lainnya.

6)    Melaksanakan tata usaha peralatan kantor dan inventaris lainnya sesuai dengan pedoman yang berlaku.

7)    Bekerjasama dengan Bagian Umum dan Perlengkapan Fakultas untuk memfasilitasi perangkat penunjang kelengkapan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

8)    Menyediakan koleksi buku dan fasilitas sumber pustaka lain.

  1. Unsur Penunjang
  1. Adalah posisi yang mendapat tugas dari KPS untuk mengelola fungsi-fungsi tertentu yang menunjang proses pendidikan; kemahasiswaan dan alumni; serta penelitian dan pengabdian masyarakat di PSF FKUB.
  2. Unsur Penunjang terdiri dari:

1)    Koordinator Pendidikan

2)    Koordinator Kemahasiswaan & Alumni

3)    Koordinator Penelitian & Pengabdian Masyarakat

  1. Kordinator Pendidikan bertugas:

1)    Mengoordinasi pelaksanaan pembelajaran dengan staf urusan administrasi akademik.

2)    Mengoordinasi pelaksanaan Tugas Akhir di Program Studi Farmasi meliputi:

  • Topik penelitian Tugas Akhir
  • Dosen pembimbing dan penguji Tugas Akhir
  • Jadwal ujian proposal, seminar, dan sidang komprehensif Tugas Akhir.

3)    Bertanggung jawab kepada Ketua Tim Tugas Akhir FKUB dan Ketua Program Studi Farmasi.

  1. Koordinator Kemahasiswaan dan Alumni bertugas:

1)    Mengoordinasi kegiatan pembinaan dan pengembangan kegiatan kemahasiswaan.

2)    Sebagai mediator antara Program Studi Farmasi dengan organisasi kemahasiswaan Fakultas dan Universitas.

3)    Mengoordinasi usaha meningkatkan suasana akademik yang menunjang pembelajaran.

4)    Mengoordinasi pelaksanaan tracer study Program Studi Farmasi.

5)    Mengoordinasi pembimbingan akademik dan bimbingan konseling di tingkat Program Studi Farmasi.

  1. Koordinator Penelitian  dan Pengabdian Masyarakat bertugas:

1)    Membantu Program Studi dalam memantau produktivitas penelitian oleh staf dosen Program Studi Farmasi.

2)    Mengembangkan dan mengevaluasi pohon penelitian Program Studi Farmasi secara berkala.

3)    Bersama seluruh staf dosen menyusun Road Map Penelitian Program Studi Farmasi dan mengevaluasi secara berkala.

4)    Menyebarkan informasi tentang sumber-sumber pendanaan penelitian pada seluruh staf pengajar Program Studi Farmasi.

5)    Mendokumentasikan semua kegiatan publikasi ilmiah seluruh staf dosen Program Studi Farmasi.

6)    Menyusun rencana dan memberikan masukan kepada Ketua Program Studi Farmasi dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas proposal penelitian oleh dosen Program Studi Farmasi.

7)    Menyebarkan informasi dan mendorong mahasiswa Program Studi Farmasi untuk berpartisipasi pada kegiatan ilmiah baik pada tingkat regional, nasional, maupun internasional.

8)    Membantu Program Studi Farmasi dalam memantau produktivitas pengabdian masyarakat oleh staf dosen Program Studi Farmasi.

9)    Bersama dengan Ketua dan Sekretaris Program Studi Farmasi menjalin kerja sama di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

10) Mendokumentasikan semua kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, dan kerja sama yang dilaksanakan oleh staf dosen Program Studi Farmasi.