Ditulis pada tanggal 27 November 2013, oleh angga, pada kategori Berita

Laboratorium Farmasi Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya  yang terletak di Jl. Veteran, Malang-Jawa Timur  diresmikan tanggal 2 Oktober 2012 oleh Ketua Program Studi Drs. Bambang Sidharta, MS., Apt. Laboratorium ini memberi semangat bagi sivitas akademika program studi farmasi dalam mengkaji  ilmu farmasi melalui kegiatan belajar mengajar praktikum.

Terdapat 4 ruang laboratorium yang digunakan dalam bidang keilmuan kefarmasian Farmasi klinik, Biologi Farmasi, Farmasetika, Farmasi Komunitas, dan Kimia Farmasi. Kegiatan tiap bidang keilmuan farmasi dalam pemanfaatan laboratorium sebagai berikut:

1.  Bidang Farmasi Klinik menggunakan ruang laboratorium untuk praktikum :

  • Farmakokinetika (mempelajari efek kondisi tubuh terhadap obat yang masuk tubuh)
  • PBL Klinis (diskusi kasus dan manajemen terapi dalam farmasi klinis)

2.  Bidang Farmasi Komunitas menggunakan ruang laboratorium untuk praktikum :

  • Preskripsi I (penyiapan sediaan obat berdasarkan resep),
  • Preskripsi II (penerimaan resep sampai Konseling pasien)
  • PBL Komunitas (diskusi kasus kefarmasian dalam komunitas farmasi).

3.  Bidang Biologi Farmasi menggunakan ruang laboratorium untuk praktikum :

  • Botani farmasi (anatomi dan morfologi tanaman obat),
  • Farmakognosi (identifikasi zat sekunder tanaman),
  • Fitokimia (analisis kandungan senyawa dari tanaman obat)
  • Fitoterapi (kajian khasiat tanaman obat dalam terapi pasien).

4.  Bidang Farmasetika menggunakan ruang laboratorium untuk praktikum :

  • Farmasi fisika (mempelajari sifat fisika kimia senyawa obat yang berhubungan dengan teknologi pembuatan sediaan obat di industri obat)
  • Teknologi sediaan semisolid dan liquid (mempelajari pembuatan dan evaluasi sediaan obat semisolid dan liquid)
  • Teknologi sediaan solid (mempelajari pembuatan sediaan dan evaluasi sediaan obat solid)
  • Teknologi sediaan steril

Seluruh kegiatan yang berlangsung di laboratorium PSF FKUB harus mematuhi standar prosedur yang diberlakukan bagi semua pihak yang berada dan beraktivitas di dalam laboratorium. Hal ini bertujuan agar aktivitas di laboratorium dapat kondusif, aman dan nyaman.