Farmasi

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Ditulis pada 3 Agustus 2011 , oleh angga , pada kategori Berita

Untuk pengkayaan materi kuliah farmakognosi, PSF- FKUB mengadakan kunjungan ke Materia Medika Batu. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2011, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 4, serta beberapa dosen pembimbing. Pukul 9 mahasiswa telah tiba di MMB (Materia Medika Batu), dan disambut dengan dinginnya kota Batu, serta segelas minuman jahe yang telah disiapkan oleh pengelola MMB. Pengenalan tentang ?apa itu MMB?? disampaikan oleh kepala bagian Tata Usaha MMB, kemudian dilanjutkan dengan praktek secara langsung cara mengelola tanaman obat jahe (Zingiber officinale) menjadi minuman serbuk siap saji. Para mahasiswa tampak begitu antusias mengikuti proses pembuatan minuman serbuk siap saji tersebut. Acara dilanjutkan dengan materi tentang obat tradisional oleh ibu Rissa Hernawati, S.Si.,Apt. Di sini mahasiswa mendapatkan pengetahuan terkait pembagian obat tradisional yang meliputi jamu, herbal, dan fitofarmaka. Selain itu mahasiswa juga mendapat penjelasan tentang ?bagaimana penggunaan obat tradisional dengan baik dan benar?. Pada saat sesi Tanya jawab, fokus pertanyaan adalah seputar dosis dan kadar serta efek penggunaan obat tradisional dalam tubuh. Setelah pemberian materi mahasiswa dibagi menjadi 3 kelompok. Tiap kelompok dipandu oleh seorang pengurus MMB untuk melihat secara langsung tanaman obat, serta mendapat penjelasan tentang manfaat dan cara pengolahannya. Mahasiwa tampak begitu antusias mencatat serta menyimak penjelasan dari pemandu mereka, selain itu mereka juga mengamati dan berusaha mengenali setiap tanaman yang mereka lewati. Beberapa tanaman yang mereka amati antara lain : sambung nyowo (Gynura procumbens) yang memiliki khasiat sebagai obat demam, diabetes mellitus, dan disentri ; keji beling (Strobilanthus crispus) yang berkhasiat untuk menghancurkan batu ginjal atau nefrolitiasis; daun sirih (Piper betle L.) sebagai antiseptik, dan beberapa tanaman obat yang lain. Setelah mengamati beberapa tanaman obat,mahasiswa diajak untuk menuju gedung display simplisia , di dalam gedung tersebut terdapat simplisia kering dari berbagai macam tanaman obat. Pukul 11.30 acara diakhiri dengan berfoto bersama. Dengan adanya kunjungan ini diharapkan mahasiswa dapat mengenali secara langsung beberapa tanaman di sekitar mereka yang berkhasiat sebagai obat, serta memberikan wacana kepada mahasiswa tentang enterpreunership di bidang obat tradisional.