Program Studi Profesi Apoteker

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Ditulis pada 14 Juli 2020 , oleh Admin Apoteker , pada kategori Agenda Kegiatan, Berita

Kuliah Pakar Obat, Vaksin, dan Alat Kesehatan (Testing Kit) Baru di Masa Pandemi: Proses Riset dan Registrasi

Program Studi Profesi Apoteker mengadakan kegiatan kuliah pakar yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai proses riset obat, vaksin, dan alat kesehatan (testing kit) baru, hingga proses registrasi yang diperlukan sebelum diedarkan. Peserta kegiatan adalah dosen Jurusan Farmasi, mahasiswa PSPA angkatan ke-6 dan mahasiswa PSSF semester 4 dan 6 (yang sudah mengambil MK Teknologi Farmasi Sediaan). Kuliah pakar secara daring dimulai tepat pada pukul 09.00, diawali dengan sambutan dari Dekan FKUB Dr. dr. Wisnu Barlianto, Sp.A(K) sekaligus membuka acara secara resmi. Narasumber pertama adalah apt. Hidayat Setiadji, S.Si., M.Si., Head of Marketing Communication and Distribution Division PT. Biofarma, Tbk., dengan materi mengenai Riset Obat, Vaksin, dan Alat Kesehatan (Testing Kit) Baru di Masa Pandemi: Biofarma menghadapi COVID-19. Dalam materinya, beliau menyampaikan tentang patofisiologi dari novel coronavirus (SARS-COV2) dan sejauh mana peran strategis dari PT. Biofarma telah dilakukan. Sampai saat ini, PT. Biofarma telah terlibat dalam produksi testing kit berupa RT-qPCR, menyiapkan mobile laboratorium dengan Bio Safety Level (BSL-2E dan BSL-3) dan BioCov, memperkuat sistem informasi dan aplikasi AI untuk diagnosis COVID-19, dan penyiapan produk medis seperti ventilator, mobile hand washer, face shield, dan hand sanitizer. Selain itu PT. Biofarma juga terlibat dalam penelitian obat dan vaksin (mandiri dan kerjasama) COVID-19 yang masih berlanjut dan sudah memasuki tahapan uji klinis.

Narasumber kedua adalah apt. Juliati, S.Si., M.Biomed. yang menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Registrasi Obat Baru dan Produk Biologi pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia. Dalam materinya, beliau memaparkan peran BPOM dalam Proses Registrasi Obat dan Vaksin Baru di Masa Pandemi. Dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasannya, BPOM terlibat mulai dari proses registrasi, evaluasi (kualitas, efikasi, dan keamanan), hingga penerbitan izin edar. Kemudian dalam upaya percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia, BPOM juga terlibat dalam Pembuatan Informasi dan Pedoman Obat, Percepatan Proses Regulatori Obat (emergency use authority), Pengawalan Penelitian Obat dan Vaksin (global solidarity trial), dan Pengawasan Penggunaan Obat (farmakovigilans) COVID-19.

Kuliah pakar berlangsung selama kurang lebih 4 jam, yang ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dari peserta dosen dan mahasiswa yang dipimpin oleh moderator. Bagi audiens umum yang tidak dapat mengikuti kuliah pakar secara langsung, dapat menyimak rekaman acara tersebut melalui link Youtube Jurusan Farmasi FKUB